Tata Kelola Seni

Program studi magister tata kelola seni adalah satu-satunya program studi yang secara khusus didirikan oleh Institut Seni Indonesia Yogyakarta untuk mengantisipasi kebutuhan pengelolaan seni. Kenyataan menunjukkan bahwa ada kebutuhan untuk menangani aset seni budaya di Tanah Air, terlebih saat Indonesia makin dalam tertanam dalam arus pertukaran dunia.

Selain itu, peluang bagi tenaga profesional bidang pengelolaan seni masih terbuka luas. Mengingat bahwa asas-asas tata kelola ada dalam seluruh sendi kehidupan seni budaya, maka sangat besar kesempatan untuk mulai menjelajah pengelolaan seni budaya bangsa yang memiliki ciri khas Indonesia.

Program studi magister tata kelola seni ISI Yogyakarta mencakup tiga bidang yaitu, tata kelola seni pertunjukan, seni rupa, dan pariwisata. Ketiga bidang ini sangat dibutuhkan terkait kemampuan anak bangsa mengelola potensi seni budaya lokal dengan wawasan nasional untuk siap berkompetisi secara internasional.

Pada tahun ajaran 2019/2020, telah diterima mahasiswa prodi MTS angkatan kesembilan. Dengan nisbah dosen-mahasiswa yang baik, serta didukung oleh prasarana yang terus ditingkatkan, diharapkan lulusan prodi MTS dapat terserap lapangan kerja. Dengan demikian, para lulusan akan menjadi jaringan kerja pengelola seni di seluruh nusantara.

PROFIL LULUSAN

1.  Konsultan

     –    mampu berpikir dan bertindak strategis, serta kreatif dan inovatif.

     –    mampu merumuskan saran tentang pengelolaan seni budaya dan/atau organisasi seni budaya (perusahaan, komunitas, pemerintah).

2.  Perumus Strategi dan Kebijakan

     –    mampu berpikir, bertindak, dan memberikan rekomendasi strategik berdasarkan analisis isu strategik, baik lingkungan internal dan eksternal organisasi seni budaya.

     –    mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi strategi dan kebijakan.

     –    mampu mengkomunikasikan dan mempresentasikan strategi dan kebijakan.

BIAYA PENDIDIKAN

  1. Biaya SPP setiap semester adalah Rp. 000.000,- (enam juta rupiah), bagi mahasiswa dalam negeri, dan Rp. 12.000.000,- (dua belas juta rupih) bagi mahasiswa asing.
  2. SPP dibayar melalui rekening: Bank BNI 46 Kantor Layanan Jln. Parangtritis No. 127, atas nama: BPN 030 ISI Yogyakarta, Nomor Rekening: 0382275684.
  3. Besaran SPP sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  4. Ketentuan pembayaran:

KURIKULUM DAN DESKRIPSI MATA KULIAH

DESKRIPSI MATA KULIAH

Manajemen Pemasaran

Mahasiswa akan belajar langkah-langkah pemasaran, mulai dari merancang konsep bauran pemasaran (marketing mix), penetapan harga, promosi, sampai dengan distribusi produk. Produk di sini bisa mencakup benda, gagasan, hingga layanan. Di sini mahasiswa juga perlu mendapat wawasan pemasaran di organisasi nirlaba. Mahasiswa secara berkelompok menyusun rencana pemasaran di organisasi laba atau nirlaba.­­

Aspek Hukum dan Etika Bisnis

Mata kuliah ini membahas kegiatan usaha, apakah ia baik/buruk dan apakah ia sah/melanggar hukum. Melalui kasus-kasus, mahasiswa belajar memahami bahwa perusahaan dan organisasi dapat berdampak baik dan buruk bagi masyarakat dan dapat melanggar hukum. Dari sisi dalam organisasi, akan dibahas apakah pertimbangan baik/buruk dan sah/melanggar akan berdampak pada kemajuan atau kemunduran usaha dan pada kegiatan sehari-hari organisasi. Dari sisi luar, mahasiswa akan mengenal hukum perjanjian, perijinan, pajak, HAKI, ketenagakerjaan, dan cara penyelesaian sengketa hukum.

Seni dan Komunitas

Mahasiswa akan belajar tentang kekuatan organisasi seni nusantara yang bertumpu pada komunitas. Karakteristik komunitas, kegiatan, dan ketahanan mereka menghadapi masalah akan dipelajari melalui kasus-kasus. Pemahamahan sosiologis terhadap komunitas mencakup struktur sosial masyarakat dan letak seni di dalamnya. Pemahaman antropologis mencakup bagaimana tradisi menyimpan khasanah seni, mengajarkannya pada seniman baru, dan komunitas memakainya dalam ‘ritual’.

Seni dan Pusaka Budaya

Mata kuliah ini memberi wawasan mengenai seni sebagai wahana nilai-nilai tradisi masyarakat nusantara. Mahasiswa akan belajar nilai-nilai yang mendasari kehidupan masyarakat Indonesia, namun secara kritis dan mampu berjarak dengan orang banyak. Di dalam tata kelola seni, nilai-nilai ini tercermin dalam nilai-nilai dasar organisasi seni.

Metode Penelitian

Metode penelitian berisi dua pendekatan, kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif mencakup dasar-dasar positivisme, perancangan survei, pencuplikan data, dan analisis statistika deskriptif. Pendekatan kualitatif mencakup dasar-dasar konstruktivisme, perancangan studi kasus, pencuplikan data, dan analisis kualitatif. Di akhir mata kuliah mahasiswa secara berkelompok mampu menyusun rancangan, melakukan penelitian, dan membuat laporan.

Manajemen Strategi

Dalam mata kuliah ini mahasiswa belajar menganalisis kondisi di dalam organisasi dan di luar organisasi. Tujuannya adalah merancang strategi organisasi, melaksanakan, dan mengevaluasinya. Pemahaman manajemen yang telah didapat di mata kuliah sebelumnya dipakai untuk memahami ‘gambar besar’ di luar organisasi dan bagaimana organisasi menempatkan diri di dalamnya untuk mencapai keunggulan. Organisasi di sini bisa mencakup organisasi laba maupun nirlaba.

Kewirausahaan

Dalam mata kuliah ini mahasiswa belajar dari kasus-kasus nyata tentang kreativitas dan inovasi dalam mengelola organisasi laba dan nirlaba di bidang kesenian.

Psikologi Industri dan Organisasi

Mata kuliah ini mempelajari perilaku orang dalam lingkungan industri dan organisasi. Di dalamnya mahasiwa menganalisis motivasi orang bekerja, proses kepribadian, dan stres emosi saat bekerja. Kerja tim dan pembagian kewenangan juga mendapat perhatian dalam perkuliahan. Selain itu, mahasiswa juga akan belajar gaya-gaya kepemimpinan dan kemangkusannya. Sebagai tambahan, mahasiswa akan belajar proses manajemen sumber daya manusia sebagai upaya untuk mendapatkan personil dalam organisasi yang memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tuntutan perubahan yang dihadapi oleh organisasi.

Seni Budaya Kontemporer

Di dalam mata kuliah ini seni budaya diletakkan dalam konteks yang lebih luas dan melihatnya secara lebih mutakhir. Konteks luas seni dan budaya adalah industrialisasi, yang mengubah tatanan, nilai, dan perilaku. Konteks kedua adalah perpindahan manusia dan informasi yang lebih luas dan sering sehingga keragaman tak terelakkan, meskipun sering tak tertampung nilai dan tatanan lama. Implikasinya terhadap isu khusus seni dan pariwisata bisa ditinjau dalam sistem galeri dan lelang, pertunjukan popular, dan industri turisme.

Pengelolaan Wisata Budaya

Mata kuliah interdisiplin ini dirancang untuk memberikan pemahaman tentang berbagai konsep, metode, dan teknik pengembangan budaya dan pariwisata di tingkat global, regional, dan nasional. Mahasiswa diharapkan mampu menyusun “perencanaan strategis” suatu proyek pengembangan budaya dan pariwisata berbasis data kuantitatif dan kualitatif.

Pengelolaan Pertunjukan

Mahasiswa akan memahami proses produksi seni pertunjukan (tari dan musik) dan aspek-aspek manajemen lembaga, seperti pendanaan, relasi dengan pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain.

Pengelolaan Galeri dan Museum

Mata kuliah ini memberikan pemahaman konseptual tentang manajemen seni rupa, meliputi peran dan tanggung jawab kurator dalam penyelenggaraan aktivitas peristiwa seni rupa di ruang publik, termasuk aktivitas di museum dan galeri. Dalam mata kuliah ini dikaji berbagai aspek kepakaran dalam bidang seni visual untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam pelaksanaan tugas kurator dan proses kuratorial pada museum dan galeri di tingkat nasional dan internasional.

Perancangan Program Seni-Budaya

Mata kuliah ini secara khusus memberikan pemahaman dan latihan merancang program pameran seni rupa, pertunjukan, magang, maupun festival budaya. Penyusunan program mencakup kurasi, perancangan bentuk kegiatan, pendanaan, logistik, publikasi dan pemasaran, sampai dengan pelaksanaan. Di akhir perkuliahan mahasiswa secara berkelompok bisa menyusun rancangan acara dalam kurun waktu satu semester.

Pengelolaan Lingkungan

Mahasiswa akan belajar pemahaman dasar tentang lingkungan alam, mencakup tubuh manusia, makhluk hidup, dan bumi melalui pengamatan langsung. Wawasan tentang ketertanaman manusia dalam lingkungannya ini akan dipakai untuk menerangi persoalan-persoalan tata kelola tempat, arsitektur, dan pertunjukan, galeri, museum, dan tempat wisata dan menemukan jawaban-jawaban yang peka dan ramah lingkungan. Secara berkelompok mahasiswa bekerja untuk menyusun usulan perubahan yang konkrit.

Seminar

Di dalam mata kuliah seminar mahasiswa diberi contoh, diberi tugas, dan dibimbing menulis proposal tesis untuk diuji di akhir semester tiga. Proposal tesis ini terdiri dari tiga bagian, yaitu pendahuluan, kajian pustaka/karya, dan metode (ketiga bagian ini akan dipaparkan secara rinci di bagian lain dalam tulisan ini). Tujuan dari kegiatan ini adalah mahasiswa menghasilkan proposal yang siap diuji. Untuk mencapai tujuan ini, dosen bertugas menunjukkan komponen apa saja yang perlu ada di dalam proposal, bagaimana proses penelitian/penciptaan karya yang baik, cara melakukan serta hasil kajian pustaka,  cara dokumentasi apa saja yang perlu dimasukkan di dalam proposal, dan bentuk laporan.

  • Upcoming Events

    No Upcoming Events found!

© 2015 Pascasarjana ISI Yogyakarta

Facebook