Program Studi Seni

Program Doktor ISI Yogyakarta diselenggarakan berdasarkan surat izin Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Nomor 1881/D/T/2006, tanggal 12 April 2006. Program studi dengan nama program doktor penciptaan dan pengkajian seni ini memiliki dua minat studi/konsentrasi, yaitu minat studi penciptaan seni dan minat studi pengkajian seni. Program doktor ISI Yogyakarta telah terakreditasi berdasarkan keputusan BAN-PT No. 155/SK/BAN PT/Akred/D/V/2014, tanggal 28 Mei 2014 tentang nilai dan peringkat akreditasi program studi pada program doktor dengan nilai B. Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 17/KPT/I/2019 tentang perubahan nama program studi pada Institut Seni Indonesia Yogyakarta  maka program studi penciptaan dan pengkajian seni program doktor menjadi program studi seni program doktor. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan pada tanggal 29 Januari 2019.

Pendidikan program doktor ISI Yogyakarta secara terstruktur dirancang untuk mengembangkan konsep-konsep bidang penciptaan dan pengkajian, agar mampu menerjemahkannya ke dalam karya dan penelitian seni guna menjawab tantangan serta persaingan yang kompleks di masa depan.

Melalui program yang terarah maka kandidat doktor (promovendus) akan memiliki wawasan yang komprehensif tentang kekaryaan dan metodologi dalam penciptaan maupun pengkajian seni, sehingga mampu mengembangkan konsep penciptaan dan pengkajian seni yang baru dengan menggunakan pendekatan interdisipliner serta konsep multidisipliner berlandaskan kultur nasional dan berwawasan internasional.

Profil Lulusan

Profil Lulusan

Kemampuan

1

Intelektual seni

–     berkepribadian bersumber dari nilai-nilai budaya bangsa

–     memecahkan masalah dan mengembangkan dunia seni budaya

–     berpikir kontekstual, profesional, kritis

–     menyumbangkan keahliannya kepada masyarakat

2

Kreator dan peneliti seni

–    menghayati nilai-nilai seni budaya bangsa dan lingkungan

–    mampu mencipta dan meneliti bidang seni

–    berwawasan global dan profesional

–    berperan dalam masyarakat

BIAYA PENDIDIKAN

  1. Biaya SPP setiap semester adalah Rp. 10.0000,- (sepuluh juta rupiah), bagi mahasiswa dalam negeri, dan Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) bagi mahasiswa asing.
  2. SPP dibayar melalui rekening: Bank BNI 46 Kantor Layanan Jln. Parangtritis No. 127, atas nama: BPN 030 ISI Yogyakarta, Nomor Rekening: 0382275684.
  3. Besaran SPP sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  4. Ketentuan pembayaran:

PELAKSANAAN PENDIDIKAN

  1. Program Studi dan Minat Studi

Berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 17/KPT/I/2019 tentang perubahan nama program studi pada Institut Seni Indonesia Yogyakarta  maka Program Studi Penciptaan dan Pngkajian Seni Program Doktor menjadi Program Studi Seni Program Doktor. Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan pada tanggal 29 Januari 2019Saat ini program doktor ISI Yogyakarta menjadi Program Studi Seni Program Doktor.  Minat studi penciptaan dan pengkajian seni. 

  1. Beban Studi, Lama Studi, dan Izin Cuti

Beban studi pendidikan doktor adalah 42 sks. Seluruhnya dapat ditempuh dalam 6-14 semester. Semua persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan program doktor hingga memperoleh gelar Dr. (Doktor) harus diselesaikan dalam waktu paling lama 14 (empat belas) semester atau 7 tahun akademik, baik dengan cuti maupun tidak. Apabila tidak bisa menyelesaikan dalam kurun waktu tersebut, mahasiswa dianggap tidak mampu dan akan diterbitkan surat pemberhentian studi.

  1. Status Mahasiswa

Ada dua macam status mahasiswa, yakni aktif dan cuti.

  • Mahasiswa Aktif

Untuk disebut sebagai mahasiswa aktif, mahasiswa wajib membayar SPP penuh, memiliki kartu tanda mahasiswa (KTM). Mahasiswa aktif berhak mengikuti kegiatan akademik, serta diperbolehkan menggunakan fasilitas pendukungnya.

  • Mahasiswa Nonaktif (cuti)

Mahasiswa yang cuti harus mendapat persetujuan dosen pembimbing akademik, membayar 10% dari uang SPP, dan tidak berhak mengikuti kegiatan akademik dan menggunakan fasilitas-fasilitas yang tersedia.. Masa cuti kuliah maksimal 2 (dua) semester dan tidak diperhitungkan dalam masa studi. Permohonan izin cuti kuliah dapat diajukan apabila mahasiswa telah lulus ujian kualifikasi. 

  • Mangkir

Mahasiswa yang tidak mendaftarkan diri tanpa keterangan selama 30 (tiga puluh) hari kalender sejak hari terakhir pendaftaran akan dianggap mangkir. Mahasiswa yang mangkir akan dianggap mengundurkan diri dan dihapus dari daftar mahasiswa pascasarjana ISI Yogyakarta.

KURIKULUM

DESKRIPSI MATA KULIAH

Teori dan Filsafat Seni

Matakuliah ini secara umum membahas tentang estetika, konsep, dan teori seni sejalan dengan perkembangan dan perubahan zaman, sesuai dengan pandangan masyarakat pada zamannya. Pokok bahasan utama mata kuliah ini memusatkan perhatian pada pandangan, konsep, dan teori estetik secara komprehensif yang bermanfaat untuk membedah karya seni, baik secara tekstual maupun kontekstual. Mahasiswa dapat memahami berbagai fenomena (alam, sosial, politik, ekonomi, dan budaya) yang berpengaruh bagi perkembangan seni serta dapat memahami berbagai pandangan, konsep, dan teori seni secara komprehensif dan sistematis.

 

Kajian Sumber

Kajian sumber dilakukan terhadap pustaka keilmuan dan karya seni/rekaman karya seni. Kajian sumber bertujuan untuk menemukan kedudukan dan kebaruan pengetahuan dari penelitian yang akan dilakukan mahasiswa dibandingkan dengan pengetahuan yang ada sekarang. Pengetahuan yang dimaksud mencakup teori, pendekatan, konsep, teknik, metode, dan hasil. 

Teori Sejarah Seni

Mata kuliah ini diharapkan dapat memberikan penajaman pengetahuan dan wacana mahasiswa pada penguasaan metodologi, wacana, dan substansi sejarah seni. Hal tersebut meliputi berbagai perspektif, pendekatan, dan teori yang dipakai dalam memahami berbagai fenomena sejarah, historiografi, dan penelitian sejarah seni.

Teori-teori sejarah seni paling mutakhir dalam new art history difokuskan dengan mengubah gravitasi kajian mengenai objek-objek seni, konteks sosial, dan ideologi seni. Perspektif kajiannya berkembang pada berbagai aspek, pada struktur kekuatan sosial, politik, feminisme, psikoanalisis, poskolonial, dan teori-teori kajian sosial kritis yang mutakhir.

Metode Penelitian Penciptaan Seni

Mata kuliah ini memberi pemahaman dan memberi latihan penelitian melalui penciptaan seni. Pemahaman mencakup epistemologi dari pengetahuan praktis (know how) dan praktik yang menubuh. Latihan penelitian terhadap praktik penciptaan meliputi latihan merekam, mengorganisir, dan menafsir data.

Metode Penelitian

Metode penelitian berisi pendekatan kualitatif. Dasar-dasar epistemologis penelitian kualitatif, kekhasan penelitian kualitatif untuk menjawab pertanyaan penelitian, menganalisis data penelitian, kerangka konsep yang jelas dan menata hubungan antarkonsep dengan cara menggambarkannya dalam skema yang jelas. 

Mata Kuliah Minat dan Topik I-II

Materi kuliah ini diharapkan memiliki kedalaman dan keluasan sebagai bahan kajian karya seni atau disertasi sebagai pendalaman dan disesuaikan dengan minat, topik disertasi mahasiswa. Mata kuliah ini ditentukan oleh tim pembimbing berdasarkan diskusi dan masukan pengelola guna penyempurnaan sesuai kualifikasi proposal yang layak.

Perkuliahan dan Ujian

pembelajaran program doktor 42 SKS sebagian besar digunakan oleh mahasiswa untuk melaksanakan penelitian sehingga proporsinya adalah :

 

  1. Empat (4) mata kuliah wajib, masing-masing 3 sks      =     12   sks
  2. Mata Kuliah Minat dan Topik I–II                                     =        4   sks
  3. Ujian Kualifikasi (Ujian Proposal)                                     =        5   sks
  4. Penelitian dan Penulisan Disertasi                                   =     21   sks
  • Seminar publik 4 sks
  • Kelayakan 5  sks
  • Ujian Tertutup 6  sks

–     Ujian Terbuka                                   6  sks

_____________________________________________________________________

Jumlah Keseluruhan                                                                    =    42    sks

 

  1. Peserta Program Doktor dapat mengikuti ujian perkuliahan di semester 1 dan 2 apabila hadir kuliah minimal 90% .
  2. Ujian perkuliahan dalam bentuk tertulis atau lisan dan dilaksanakan sesuai waktu yang terjadwal dalam kalender akademik.
  3. Penilaian hasil belajar dinyatakan dengan angka dan nilai huruf

 

A      = 91–100

B-  = 71–74

A-     = 87–90

C    = 60–70

BA   = 83–86

D   = 50–59

B+    = 79–82

E    =    0–49

B       = 75–78

 

Penasihat Akademik

Setiap mahasiswa berhak berkonsultasi dengan pembimbing akademik dalam hal perencanaan proses studi sejak semester pertama sampai selesai studi.

Pembimbingan

Tim pembimbing disertasi terdiri dari seorang promotor dan seorang kopromotor atau pembimbing pendamping, namun jika dipandang perlu dapat ditambah seorang kopromotor lagi sebagai pembimbing pendamping kedua. Calon promotor dapat dipilih oleh mahasiswa pada saat pendaftaran dan akan ditetapkan oleh pengelola dengan surat keputusan direktur pada semester kedua dan sudah dapat membimbing mahasiswa pada proses seminar proposal dan ujian kualifikasi.

Persyaratan akademik bagi pembimbing utama atau promotor adalah minimal berjabatan guru besar, sedangkan kopromotor minimal bergelar doktor dan atau dalam hal sebagai pembimbing utama, dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir telah menghasilkan paling sedikit:

  1. 1 (satu) karya ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional yang bereputasi; atau
  2. 1 (satu) bentuk lain yang diakui oleh kelompok pakar yang ditetapkan senat perguruan tinggi.

Promotor dan kopromotor diutamakan yang berasal dari ISI Yogyakarta, namun apabila diperlukan salah seorang di antaranya (promotor atau kopromotor) dapat dipilih dari perguruan tinggi lain.

Penetapan Promotor dan Kopromotor

  1. Kriteria penetapan promotor/kopromotor didasarkan pada: (a) Kesesuaian latar belakang pendidikan calon promotor/kopromotor dengan topik disertasi; (b) Kesesuaian riwayat publikasi promotor/kopromotor dengan topik disertasi; dan (c) Setiap promotor/kopromotor hanya diperbolehkan membimbing maksimal 10 mahasiswa (termasuk sebagai promotor dan kopromotor)
  2. Promotor dan Kopromotor yang telah mendapat SK akan membimbing secara teratur mulai dari penyusunan proposal penelitian/penciptaan karya seni, persiapan ujian kualifikasi, pelaksanaan penelitian/penciptaan, penulisan disertasi, penilaian disertasi (ujian kelayakan), ujian tertutup, sampai dengan persiapan ujian terbuka atau promosi doktor.
  • Upcoming Events

    No Upcoming Events found!

© 2015 Pascasarjana ISI Yogyakarta

Facebook