Informasi Perkuliahan Prodi Seni Program Doktor

Tahapan studi pada program doktor penciptaan dan pengkajian seni setelah mengikuti kuliah terstruktur selama dua semester adalah ujian kualifikasi, seminar publik, penilaian kelayakan, ujian tertutup, dan ujian terbuka.

Ujian Kualifikasi/Ujian Proposal

Ujian kualifikasi adalah ujian untuk menguji pengetahuan dan atau kreativitas seni peserta program doktor yang relevan dengan bidang ilmu atau bidang seni yang akan diteliti bagi penulisan disertasi atau karya seni yang akan diciptakan.

  1. Persyaratan mengikuti ujian kualifikasi adalah:
    • Telah lulus semua matakuliah semester 1 dan 2, dengan nilai setiap mata kuliah minimal B.
    • Menyerahkan bukti kemampuan berbahasa Inggris asli dan fotokopi dengan skor minimal 500 yang dikeluarkan oleh pusat bahasa ISI Yogyakarta atau lembaga penyelenggara ujian ITP Toefl dengan nilai minimal 500.
    • Menyerahkan proposal penciptaan seni atau proposal penelitian untuk menyusun disertasi rangkap 6 (enam) selambat-lambatnya dua minggu sebelum pelaksanaan ujian.
  2. Bahan ujian kualifikasi mencakup:
    • Materi proposal penciptaan/penelitian
    • Ilmu-ilmu yang langsung menunjang karya seni/disertasi
  3. Pelaksanaan ujian kualifikasi
    • Ujian kualifikasi dapat ditempuh paling cepat satu setengah tahun (tiga semester) sesudah diterima sebagai peserta program doktor.
    • Ujian dilaksanakan oleh tim penguji yang terdiri atas ketua (ditunjuk oleh direktur) dan anggota yang terdiri dari promotor dan kopromotor serta 2 pakar dalam bidang ilmu yang relevan, dengan kualifikasi jabatan guru besar atau yang berderajat doktor selaku dewan penguji.
    • Ujian dilaksanakan secara lisan selama 120 menit termasuk presentasi proposal penelitian atau penciptaan karya seni selama 20 menit.
    • Mahasiswa yang dinyatakan lulus tanpa perbaikan, wajib menyerahkan proposal yang telah ditandatangani oleh seluruh penguji maksimal 1 bulan setelah ujian. Mahasiswa yang lulus dengan perbaikan, wajib memperbaiki sesuai masukan dewan penguji antara 3 (tiga) bulan sampai  paling lama  6 (bulan).
  4. Mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian ulang hanya satu Ujian ulang harus diselesaikan paling lama pada akhir tahun kedua masa studi. Waktu pelaksanaan ujian ulang ditetapkan oleh direktur dengan usul dari promotor dan kopromotor. Cara penilaian ujian kualifikasi
    • Penilaian berdasar pada penguasaan materi ujian, draf proposal, dan kemampuan berargumentasi secara akademik.
    • Hasil ujian adalah lulus tanpa perbaikan, lulus dengan perbaikan minor, lulus dengan perbaikan mayor, atau tidak lulus. Mahasiswa yang tidak lulus dalam ujian kualifikasi dinyatakan tidak mampu melanjutkan pendidikan program doktor.
    • Keputusan hasil ujian ditentukan oleh rapat dewan penguji.

       5. Penyampaian hasil ujian kualifikasi

    • Hasil ujian disampaikan oleh ketua tim penguji setelah dewan penguji bersidang.
    • Hasil ujian kualifikasi disampaikan kepada direktur oleh ketua dewan penguji.
    • Peserta program doktor yang telah dinyatakan lulus ujian kualifikasi dan perbaikan proposalnya telah disahkan direktur memperoleh status sebagai kandidat doktor.
    • Selanjutnya kandidat doktor diwajibkan mempresentasikan hasil perancangan/penelitian dalam seminar publik.

Penyusunan Disertasi

  1. Disertasi disusun menurut format penulisan yang ditetapkan oleh program pascasarjana, ditulis sesuai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar serta tidak mengandung unsur plagiarisme dan atau replikasi.
  2. Khusus untuk mahasiswa asing naskah disertasi ditulis dalam bahasa Indonesia dan sudah melalui konsultasi dan koreksi bahasa oleh penerjemah/editor yang biayanya dibebankan kepada mahasiswa yang bersangkutan.
  3. Sebelum diujikan pada ujian kelayakan, naskah disertasi wajib dipresentasikan oleh kandidat doktor dalam seminar publik, untuk mengetahui kemajuan dan hasil b Selain itu, wajib mengikuti seminar /konferensi internasional ICAPAS sebagai presenter.
  4. Untuk seminar publik materi yang dipresentasikan harus sudah sampai pada hasil, analisis, pembahasan, dan k Naskah disertasi sudah disetujui oleh promotor dan kopromotor dan diketahui kaprodi. Naskah untuk seminar publik juga sudah melalui tahap praseminar publik untuk memeriksa tulisan, alur berpikir, dan materi presentasi yang akan dipresentasikan dalam seminar publik. Naskah praseminar publik dikumpulkan dua minggu sebelum pelaksanaan seminar publik. Apabila sudah memenuhi syarat praseminar publik, mahasiswa baru melaksanakan seminar publik. Mahasiswa dengan minat studi penciptaan telah mewujudkan dan memamerkan karya sebagai implementasi dari konsep penciptaan.
  5. Kandidat doktor menyelenggarakan seminar publik dengan peserta minimal berjumlah 20 orang termasuk promotor dan kopromotor. Seminar publik ini selain dihadiri oleh mahasiswa juga praktisi yang sudah diakui di bidangnya oleh masyarakat.

Penilaian Kelayakan Disertasi

  1. Penilai kelayakan berjumlah lima orang terdiri dari ketua, promotor, kopromotor, dua penilai yang dapat diusulkan oleh tim pembimbing. Usulan dari tim pembimbing akan menjadi usulan dan keputusan akhir ditetapkan oleh pengelola program pascasarjana.
  2. Penilaian kelayakan hanya dapat dilaksanakan dan menghasilkan keputusan, apabila dihadiri oleh minimal 4 orang anggota penilai termasuk tim pembimbing.
  3. Penilai kelayakan bertugas memberikan koreksi, masukan, penyempurnaan terhadap naskah yang diajukan, dan menyatakan layak, belum layak, dan tidak layak.
  4. Materi penilaian mencakup keseluruhan substansi karya seni/penelitian dan metodologi keilmuan.
  5. Catatan perbaikan-perbaikan yang dituangkan dalam disertasi harus disetujui oleh semua anggota penilai kelayakan yang dibuktikan dengan mengisi lembar berita acara penilaian kelayakan. Tim pembimbing menandatangani lembar persetujuan sebagai hasil proses evaluasi penilaian kelayakan, setelah anggota tim penilai lainnya menandatangani.
  6. Berita acara perbaikan penilaian disertasi wajib dilampirkan pada permohonan ujian akhir tertutup.
  7. Ada 3 (tiga) keputusan penilaian disertasi, yaitu: (1) Layak tanpa perbaikan atau layak dengan perbaikan diberikan waktu selama 3 bulan, (2) Belum Layak, dengan perbaikan diberikan waktu paling lama 6 bulan, (3) Tidak l
  8. Jika dinyatakan layak atau layak dengan perbaikan, maka dalam waktu maksimal 3 bulan, kandidat doktor harus mendaftarkan diri untuk mengikuti ujian tertutup.
  9. Jika dinyatakan belum layak, maka disertasi harus diperbaiki dalam waktu maksimal 6 bulan. Jika dalam waktu tersebut kandidat doktor tidak mampu menyelesaikan perbaikan, maka akan diadakan penilaian ulang.
  10. Jika dinyatakan tidak layak, maka disertasi harus diperbaiki dalam waktu maksimal 12 (dua belas) bulan, dan diadakan penilaian ulang.
  11. Seluruh biaya administrasi akademik untuk ujian penilaian ulang dibebankan kepada mahasiswa yang bersangkutan.

4.  Ujian Tertutup

  1. Ujian tertutup dilaksanakan paling cepat pada semester ke-6 dan paling lambat pada semester ke-14.
  2. Syarat untuk ujian tertutup menyerahkan naskah yang telah terbit dalam bentuk cetak oleh jurnal terakreditasi berskala nasional 2 buah atau jurnal setara internasional minimal 1 buah (IJCAS atau jurnal internasional lain yang terindeks). Naskah jurnal ini terbit dalam masa studi.
  3. Ujian tertutup terdiri dari 7 (tujuh) orang dan dipimpin oleh direktur program pascasarjana atau ketua penguji yang ditetapkan oleh direktur program pascasarjana.
  4. Ujian tertutup untuk minat studi penciptaan diawali dengan penyajian hasil karya seni promovendus di depan tim penguji dalam bentuk pergelaran/pameran karya dalam waktu 60–120 menit, dilanjutkan dengan sidang ujian tertutup. Berikut tata cara pertunjukan atau pameran hasil karya seni :
    • Untuk pelaksanaan pameran/pentas uji yang dilakukan di luar kampus harus terkait dengan pertanggungjawaban penciptaan.
    • Untuk pelaksanaan pameran/pentas uji penciptaan seni musik tidak termasuk dalam ketentuan Nomor 1 (satu), harus diselenggarakan di dalam kampus (concert hall) Pascasarjana ISI Yogyakarta, pada jam kerja.
    • Untuk pelaksanaan pameran/pentas uji yang dilakukan di luar kampus, tetapi masih di dalam kota dan sekitarnya, ujian dilaksanakan pada jam kerja.
    • Setiap keputusan pelaksanaan ujian ditentukan oleh pengelola setelah sebelumnya didiskusikan dengan tim
    • Untuk pelaksanaan ujian di luar kampus, terkait akomodasi, perjalanan/ penerbangan, harus sesuai standar SBU/Kementerian Keuangan.
    • Tempat pelaksanaan ujian harus sesuai dengan tatacara ujian/pentas uji di dalam kampus Pascasarjana.
    • Dewan penguji akan ditentukan oleh Pascasarjana.
    • Susunan Tim Penguji ujian di luar kampus terdiri atas:

Ketua                   : Direktur/Pengelola

Sekretaris            : Kaprodi/Pengelola

Tim Pembimbing

Tim Penguji

Prosedur untuk wisuda (bagi mahasiswa yang telah lulus ujian tertutup, tetapi tidak mengikuti ujian terbuka) sama dengan prosedur untuk mengikuti wisuda S-2 yang akan diumumkan tersendiri oleh bagian akademik.

Ujian Terbuka

  1. Ujian Terbuka dilaksanakan maksimal 3 bulan setelah ujian tertutup. Jika tidak dilaksanakan tanpa alasan yang jelas, maka ujian tertutup harus diulang, dan seluruh biaya administrasi akademik ditanggung oleh promovendus.
  1. Ujian terbuka diselenggarakan satu kali. Penilaian ujian meliputi penguasaan materi, sikap akademik dan etika akademik.
  2. Ujian terbuka dilakukan oleh penilai yang beranggotakan 9 (sembilan) orang, termasuk ketua, promotor, dan kopromotor. Ujian terbuka dapat terselenggara apabila minimal dihadiri oleh 7 (tujuh) orang termasuk promotor dan atau kopromotor.
  3. Ujian Terbuka diketuai oleh direktur program pascasarjana atau penggganti yang ditunjuk oleh direktur program p
  4. Ujian terbuka dihadiri oleh undangan yang dibatasi pada mereka yang dapat menyerap bidang yang bersangkutan.
  5. Paling lambat 2 (dua) minggu sebelum ujian terbuka, disertasi, ringkasan disertasi , dan syarat administrasi kelengkapan ujian terbuka sudah harus diterirna oleh program pascasarjana.
  6. Pakaian penguji adalah toga dengan atasan kemeja putih berkerah dengan dasi kupu-kupu berwarna hitam.
  7. Pakaian promovendus adalah pakaian sipil lengkap (pria) dan blazer (wanita).
  8. Waktu ujian promosi ditentukan oleh program pascasarjana dan ujian dilangsungkan paling lama 120 menit dalam bentuk presentasi ringkasan disertasi.
  9. Penentuan predikat kelulusan berdasarkan nilai ujian tertutup dan kemampuan mempertahankan disertasi di hadapan tim penguji ujian terbuka.
  10. Predikat kelulusan adalah:
    • Memuaskan : 3,00–3,50
    • Sangat Memuaskan : 3,51–3,74
    • Pujian (Cum Laude ) : 3,75 ≤

Predikat cumlaude diberikan kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan masa studi tidak lebih dari tujuh (7) semester. Predikat sangat memuaskan diberikan kepada mahasiswa yang menempuh pendidikan tidak lebih dari empat belas (14) semester.  Surat keterangan predikat kelulusan diberikan pada saat ujian terbuka. Ijazah yang ditandatangani oleh direktur program pascasarjana dan rektor akan diberikan jika prasyarat pengambilan ijazah telah terpenuhi.

Kriteria untuk mengikuti sidang terbuka adalah sebagai berikut:

  1. nilai rata-rata di sidang ujian tertutup adalah sama dengan atau lebih dari 91
  2. masa studi tidak melebihi empat tahun (delapan semester),
  3. IPK 3,75 ke atas,
  4. pertimbangan-pertimbangan lain dalam sidang ujian tertutup, dan
  5. tidak memiliki gangguan kesehatan untuk mengikuti sidang ujian terbuka.

EVALUASI PENDIDIKAN

Evaluasi Hasil Studi

Ada tiga evaluasi terhadap kemajuan studi peserta program doktor, yaitu:

    1. Evaluasi pertama dilakukan pada akhir tahun pertama. Pada akhir tahun pertama mahasiswa harus lulus mata kuliah minimal 12 SKS. Jika tidak memenuhi ketentuan tersebut, maka mahasiswa dinyatakan tidak mampu mengikuti studi di pascasarjana ISI Yogyakarta dan akan diterbitkan surat penghentian studi.
    2. Evaluasi kedua dilakukan pada tahun kedua. Bila pada akhir tahun kedua mahasiswa belum lulus ujian kualifikasi maka mahasiswa tersebut dinyatakan tidak mampu melanjutkan studi di pascasarjana ISI Yogyakarta dan akan diterbitkan surat penghentian studi.
    3. Evaluasi ketiga dilakukan pada tahun ketujuh. Bila pada akhir tahun ketujuh mahasiswa belum lulus ujian tertutup maka akan dinyatakan tidak mampu melanjutkan studi di pascasarjana ISI Yogyakarta dan akan diterbitkan surat penghentian studi.

Syarat Pengambilan Ijazah

  1. Menyerahkan disertasi yang telah diperbaiki dengan mempertimbangkan masukan, sanggahan, dan saran para penilai ketika ujian terbuka, rangkap 3 dengan sampul tebal (hard cover) dan telah ditandatangani oleh tim penilai.
  2. Mengumpulkan disertasi dalam bentuk CD (soft copy)
  3. Mengumpulkan naskah publikasi dalam bentuk hard copy dan soft copy.
  4. Telah menyelesaikan semua ketentuan dan kewajiban administrasi di program pascasarjana ISI Yogyakarta.
  5. Mengumpulkan pasfoto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 6 (enam) lembar, dengan latar belakang warna merah.
  6. Buku kenang-kenangan untuk perpustakaan sesuai bidang ilmu setara S-3, minimal 2 buah.

Penjiplakan

Penjiplakan adalah pelanggaran berat di dunia akademis karena penjiplakan membuat kebenaran dan pemeriksaan terhadap kebenaran menjadi sulit atau mustahil. Penjiplakan adalah pengambilan ide/tulisan orang lain menjadi milik sendiri. Bila didapati menjiplak, mahasiswa yang melakukan pelanggaran ini dapat dikenai sanksi berbentuk: tidak lulus mata kuliah, tidak lulus ujian disertasi, atau dikeluarkan dari pascasarjana ISI Yogyakarta.

  • Upcoming Events

    No Upcoming Events found!

© 2015 Pascasarjana ISI Yogyakarta

Facebook