ICAPAS Webinar 2020

NewsKomentar Dinonaktifkan pada ICAPAS Webinar 2020

“We wish for ICAPAS to become a driving force on the emergence of academic atmosphere and the raising of intellectual passions especially among (students of) art studies, which will lead towards passions on research and academic writing.”, tutur Dr. Fortunata Tyasrinestu, M. Si. selaku Direktur Program Pascasarjana ISI Yogyakarta membuka International Conference for Asia Pacific Arts Studies (ICAPAS), konferensi internasional tahunan, melalui Zoom pada Rabu (14/10/2020).Presentasi para peserta presenter

Webinar yang mengusung tema “Arts in Our Changing Environment” ini berlangsung selama dua hari yaitu pada tanggal 14-15 Oktober 2020. ICAPAS 2020 menghadirkan keynote speaker dari dua negara berbeda dan merupakan pembicara yang kompeten di bidangnya yaitu Dr. Danny Butt berasal dari University of Melbourne, Australia serta Dr. Phakharawatt Sittiprapaporn, Ph. D. yang berasal dari Brain Science and Engineering Innovation, Mae Fah Luang University, Thailand. Diawali dengan Keynote Speech berjudul “Deinstitutionalising The Archipelagos of Artistic Research” milik Dr. Danny Butt dan dilanjutkan dengan keynote speech dari Dr. Phakharawatt Sittiprapaporn yang berjudul “Neuroscience of The Arts: Challenging In New Normal Education Program”.

Webinar ICAPAS 2020 ini diikuti oleh 12 presenter terpilih dan disaksikan oleh 114 peserta. Kedua belas panelis terpilih dengan latar belakang yang berbeda-beda (seni rupa, seni tari, desain) mengemukakan konsep dan hasil penelitian mereka yang menarik dan unik, ditambah dengan tanggapan langsung keynote speaker kepada presenter mengenai presentasi dan topik pembahasan artikel mereka, menjadikan webinar ini menarik untuk disimak. Peserta yang mengikuti pun secara aktif memberikan pertanyaan, baik kepada keynote speaker maupun kepada pada presenter. Pusat kendali  ICAPAS Webinar 2020

Pada hari kedua ICAPAS, setelah semua presenter mempresentasikan sekaligus berdiskusi dengan para peserta mengenai konsep dan hasil penelitian mereka, acara dilanjutkan dengan workshop berjudul “Gamification: Remediating Cognitive Skills for Students with learning Disabilities” oleh Dr. Phakharawatt Sittiprapaporn dan dilanjutkan pembicara workshop kedua yaitu Mr. Hendrik Ronald dengan judul “DC Psychology: Where Arts and Sciences are Matched”. Antusias peserta akan workshop nampak dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta kepada para pembicara.

ICAPAS 2020 ditutup oleh Ketua Penyelenggara yaitu Kurniawan Adi Saputro, Ph. D. dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, keynote speaker, pembicara workshop, para panelis, serta para peserta yang mengikuti dengan setia ICAPAS 2020 selama dua hari berturut-turut. Tak lupa, Bapak Kurniawan juga membacakan tema ICAPAS 2021, “Making Sense of Post-COVID19 World” dan disambut antusias oleh keynote speaker dan para peserta.sesi closing ceremonial ICAPAS 2020

Comments are closed.

© 2015 Pascasarjana ISI Yogyakarta

Facebook